Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Jadi 49 Orang

Ssiem2018 – Korban tewas pada kebaran waktu mengakibatkan beberapa orang tidak dapat di selamatkan atau meninggal dunia akibat kejadian tersebut di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang pada waktu kemaren, sehingga jumlah korban tewas dalam kebaran nahas atau tragis waktu itu, pada tanggal 8/9/2021 dengan berjumlah 49 orang narapidana tentu nya .


dengan atas nama inisial N, korban kebaran kemaren pada jam 10.20 wib, uja kepala Instalasi Hukum Publikasi RSUD kabupaten tangerang, dr Hilwani, pada hari kami 16/9/2021.

menurut pihak terkait atau para medis kesehtan inisial N banyak menghirup asap maka nya pernafasan nya terganggu dan tidak dapat menhirup udara yang segar maka dari itu terjadi nya kegagalan pernafasan yang mengakibatkan narapidana mengalami meninggal dunia di RSUD yang menangani.

Sedangkan luka bakar yang di derita hanya 13% saja dan sudah menjalani sebuah operasi sebanyak dua kalai dalam beberapa hari, maka dari itu yang terjadi di pernafasan nya saja maka nya napi tersebut gagal bernafas karena banyak menghirup udara tidak bagus pada saat kebaran yang terjadi kemaren menurut tim kesehatan yang mengnangani korban kebakaran.

2 korban yang masih di rawat di RSUD Tangerang pada saat ini masih dalam kondisi kurang baik dan tentu nya masih menggunakan alat pernafasan dari rumah sakit karena Slot Online kejadian yang sama, maka dari itu para tim kesehatan akan berusaha untuk membantu pasien atau narapidana yang mengalami kecelakanaan kemaren agar segera sembuh dan bisa bernafas dengan baik lagi.

” Sedangkan ini N dalam kondisi yang kurang baik maka nya mengalami gagal penafasan pada saat mau menolong pada dengan perubahan yang masih baik, karena dengan kondisi nya yang luka amat berat maka terjadi yang tidak di inginkan yaitu gagal bernafas dan terakhir meninggal dunia” ungkap para tim medis.

Pada saat ini narapidana yang di rawat di rumah sakit masih menjalani perawatan guna pemulihan luka yang di derita pada saat kejadian kebaran kemaren, dimana ada banyak korban yang di makan si jago merah di karena tidak dapat tertolong nya para napi yang terjebak waktu api membakar semua nya.

Maka dari itu ada beberapa yang selamat dari kobaran apa yang melanda Lapas Tangerang pada waktu itu, maka dari itu kemaren pak menteri pun sudah meninjau beberapa lokasi kebaran dan menemukan bahwa untuk ruang para napi sudah melebih kapasitsa yang sudah di tentukan, dengan itu bahwa untuk lapas tersebut sebaik nya di perbesar jika tidak muat atau sudah melebihi batas yang sudah ditentukan oleh SOP agar terhindar dari masalah yang tidak di inginkan pada saat ada kejadian kebakaran ataupun yang lain.