Valentino Rossi Sebut Marc Marquez Terlalu Agresif

Ssiem2018 – Marc Marquez sedang bisa tuduhan terlalu agresif di pelintasan, hingga diikuti pembalap muda. Yang menunjuk Marquez mendasarkannya pada kalimat Valentino Rossi di periode kemarin.
Pembicaraan itu ada bersamaan kalimat Michel Fabrizio, pembalap Supersport World Championship, yang berisi tuduhan negatif ke Marc Marquez. Menurut dia, beberapa pembalap muda sekarang ini terlalu agresif karena mengikuti Baby Alien.

“Saat Marc Marquez baru memulai di MotoGP sekian tahun lalu, Valentino Rossi bisa kritikan karena mengeluh manuver Marquez. Anda harus menghargai penilaiannya itu,” tutur Fabrizio seperti dikutip Motorcyclesports.net.

“Marc sekarang menjadi referensi dan beberapa pembalap muda ini mengikuti dianya: kebanyakan manuver mendahului dengan mengegas sampai tingkat batasan, nyender ke musuh hanya dengan resiko untuk mendapatkan seinci ruangan.”

Menyikapi hal tersebut, Marc Marquez malas memberi komentar terlampau jauh. Fabio Quartararo, salah satunya pesaingnya di MotoGP, juga menghargai perlakuan itu sambil membelanya.

“Saya tidak tahu benar kondisinya, Pecco (Bagnaia) barusan menerangkannya kepadaku. Tetapi saya setuju jika tidak perlu kebanyakan memberi komentar kalimat seperti itu. Marc menjadi pembalap terbaik dalam tahun-tahun ini dan lumrah saja jika beberapa pembalap muda memerhatikan dianya,” sebut Quartararo seperti dikutip Motosan.

Lalu, mengapa Michel Fabrizio dapat menunjuk Marc Marquez terlalu agresif dengan mengarah pada komentar Valentino Rossi? Dalam sengitnya kompetisi MotoGP, Rossi yang punyai psikis juara dan semangat bersaing sama dengan Marc Marquez memang seringkali mengeluh masalah agresivitas itu.

Agustus lalu, misalkan. Valentino Rossi waktu itu memberi komentar tanding Marc Marquez dengan Aleix Espargaro di MotoGP Styria 2021.

“Salah satu yang dapat saya ucapkan ialah Marquez benar-benar sangat agresif dengan beberapa pesaingnya. Ini hari dengan Aleix, di saat berlainan dengan rider-rider lain. Jujur, saya tidak tahu harus ngomong apa,” kata Rossi seperti dikutip Motosan.

Bahkan dia juga, mendekati Motogp Austin di Amerika pada April tahun 2018 yang lalu, Rossi sempat mengkritik agresivitas Marc Marquez. Itu terjadi tidak terlepas karena ke-2 nya barusan bersinggungan di MotoGP Argentina kurang dari 2 minggu pada awal nya. Saat itu pembalap atau rider Rossi sempat jatuh di Circuit Termas de Rio Hondo.

“Dalam tahun-tahun ini, tingkat invasi sejauh balapan benar-benar bertambah, khususnya dengan pembalap muda yang tiba dari Moto2. Itu sedikit bahaya, tetapi ya itu bermainnya apabila Anda tidak ingin itu, seharusnya diam saja di dalam rumah. Semua pembalap di muka benar-benar agresif, jadi Anda agar lebih bodoh pada mereka,” kata Rossi waktu itu.

Awalnya, selesai race di Argentina 2018, Rossi mengkritik Marquez melalui posting di sosmed. “Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu. Balapan yang susah dihancurkan dengan seorang pembalap yang beresiko.”

Mendekat sirkuit MotoGP Austin pada tahun 2021 di akhir minggu Situs Slot nanti, pembalap atau riderValentino Rossi sempat mengulang ucapannya masalah agresivitas seorang pembalap atau rider tersebut.

Ini kali Rossi tidak menyebutkan detil Marc Marquez dan mengumandangkan gagasannya lebih umum di tengah-tengah nuansa duka karena kematiannya Dean Berta Vinales. Pembalap Supersport 300 World Championship yang ponakan pembalap MotoGP Maverick Vinales itu wafat sesudah alami jatuh saat balapan di Jerez di akhir minggu kemarin.

“Dalam tahun-tahun ini beberapa pembalap yang lebih muda menjadi sangat benar-benar agresif dan sebenarnya, hal tersebut membuat balapan menjadi lebih mengerikan karena mereka jadi gas mati-matian tanpa berpikiran panjang berkenaan kekuatan resikonya,” kata Rossi dalam salah satunya kalimat dalam komentar panjangnya masalah keselamatan pembalap.