Pembalap Maverick Vinales Absen Dalam Balapan Moto Gp

Ssiem2018 – Tidak ada nya seorang nama rider atau pembalap Aprilia Maverick Vinales pada balapan MotoGP Amerika Serikat yang berjalan pada Circuit America atau COTA, Austin, di akhir minggu ini.

Maverick Vinales memutuskan untuk kangenin ponakannya, Dean Berta Vinales, yang meninggal dunia pada balapan World Supersport 300 di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan tempo hari.

Maverick Vinales telah datang langsung ke Sirkuit Jerez dan berikan berdukacita ke sejumlah rider di persilangan. Dia seterusnya terbang langsung ke Amerika Serikat tetapi memutuskan terlalu permulaannya untuknya untuk balik lagi ke jalur setelah kematian Dean Berta.

Keputusan Maverick Vinales untuk melalui balapan MotoGP AS disetujui oleh tim Aprilia dan memicu minat dari kedua rider MotoGP.

Kenali keputusan Vinales

Seperti hubungan satu grup Maverick Vinales, Aleix Espargaro. Diakuinya menghargakan keputusan pembalap Spanyol itu bukan untuk taati balapan MotoGP Amerika Serikat.

“Saya akan sendirian akhir pekan ini. Saya sepenuhnya tahu dan menghargakan keputusan Maverick dan saya menghargakan itu tidak mudah. Dan status Aprilia, saya menghargakan sepenuhnya,” kata Espargaro.

Sedangkan itu, sang juara dunia MotoGP pada tahun 2020, Joan Mir tertarik sama tim Aprilia yang memberikan suport kepada pembalap yang bernama Maverick Vinales yang sedang berduka dimana saudara nya meninggal dunia.

“Saya sepenuhnya tahu Maverick tidak Situs Slot terasa baik untuk datang ke sini dan keputusan dari pembalap Aprilia adalah tentu hal yang bagus sekali keputusan yang diambil oleh. Saya berpikiran beberapa pembalap menghargakan ini apa yang telah dilaksanakan oleh pembalap itu,” jelas Joan Mir.

“Betul-betul sulit saat seorang di keluarga Anda, saya berbicara berkaitan Maverick, yang meninggal dunia saat balapan. Saya secara pribadi bertemu Dean, latihan dengan Maverick,” tambahnya.

3 Penunggang Muda Meninggal dunia
Bukan rahasia kembali, motorsport adalah sport of dampak. Tapi jika lumayan banyak kasus pengendara yang meninggal dunia di persilangan, memiliki makna faktor keamanan harus ditanyakan.

Ya, dunia motor balap harus kehilangan tiga rider paling muda dalam empat akhir bulan.

Diawali dari Hugo Millan (14 tahun), Jason Dupasquier (19 tahun) dan ponakan terakhir rider MotoGP yang tergabung dalam kelas Supersport 300, Dean Berta Vinales (15 tahun).

Ketiga rider atau pembalap di atas wafat saat tampil di kelas motor balap kecil. Hugo Millan di Piala Bakat Eropa, dan Jason di kelas Moto3. Oleh karena itu, banyak pengendara yang ketahui keputusan Maverick Vinales Mangkir di mana ia memutuskan untuk tidak taati beberapa balapan untuk menghargakan Death of the World di Circuit of the Americas atau balapan COTA yang menyebabkan kematian pembalap di sirkuit yang jalan kemarin dengannya.. ponakannya memilih untuk tidak taati balapan yang jalan pada Moto Gp itu.