PeduliLindungi akan Terintegrasi dalam 11 Aplikasi

Ssiem2018 – Kementerian Kesehatan sudah berencana untuk mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi ke dalam 11 aplikasi yang memang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Proses pengintegrasian ini akan dimulai pada Oktober bulan ini.

Ada beberapa aplikasi yang akan diintegrasikan dengan aplikasi PeduliLindungi, misalnya saja ada Grab, Gojek, Tokopedia, Tiket, Traveloka, Dana, LinkAja, Jaki, dan Cinema XXI.

Pada bulan lalu, sudah bisa terpantau bahwa fitur-fitur yang ada dalam PeduliLindungi sudah muncul di dalam aplikasi Jaki, Tokopedia, dan juga Gojek. Ikon dari aplikasi PeduliLindungi ini sudah muncul pada menu yang ada di dalam ketiga platform aplikasi dengan tingkat penggunaannya yang tinggi tersebut.

Sementara itu, untuk di aplikasi lain seperti Traveloka, Grab, Dana, Tiket, LinkAja, dan CinemaXXI, hingga saat ini masih belum muncul atau ikon PeduliLindungi masih belum tersedia di dalam menu yang ditampilkan.

Kemungkinan, ikon dari aplikasi PeduliLindungi akan muncul beberapa waktu berikutnya seperti yang sebelumnya telah direncanakan oleh Kementerian Kesehatan.

Di dalam aplikasi Gojek, ikon aplikasi PeduliLindungi berada di deretan layanan yang biasanya sering digunakan pada halaman utama. Menu tersebut diberi nama ‘Check In’. Sama halnya dengan yang ada pada platform marketplace Tokopedia. Di dalam tampilan utamanya sudah muncul ikon PeduliLindungi.

Selain itu, aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah Jakarta, yakni Jaki, menampilkan menu PeduliLindungi di tombol “masuk” yang dapat digunakan guna memindai kode QR saat pengguna sedang berkunjung ke tempat-tempat umum.

Daftar 11 Aplikasi yang Terintegrasi PeduliLindungi

Hanya sekadar informasi, upaya untuk mengintegrasikan PeduliLindungi dengan beberapa aplikasi digital yang banyak digunakan oleh masyarakat ini, disampaikan Judi Slot oleh Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan dalam pengumuman resminya.

Setiaji, sebagai Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, mengatakan bahwa proses pengintegrasian ini akan dilakukan pada bulan Oktober ini.

“Ini akan launching pada bulan Oktober. Ada proses di mana kami memerlukan beberapa model untuk bisa diakses oleh setiap orang,” ujar Setiaji dalam pengumuman resmi yang dilakukan.

“Jadi, aplikasi yang paling banyak digunakan itu kan ada Gojek, Grab, Tokopedia, dan lain sebagainya itu bisa digunakan untuk bisa masuk ke berbagai macam fitur yang ada dalam aplikasi PeduliLindungi,” lanjut Setiaji.

Ia juga menambahkan bahwa upaya integrasi dari beberapa platform tersebut dengan aplikasi PeduliLindungi dilakukan dalam rangka mengatasi masalah yang seringkali dialami oleh masyarakat. Misalnya saja, ketika ada masalah pengunduhan lantaran memori smartphone sudah penuh.

Ada 11 aplikasi yang nantinya akan diintegrasikan dengan aplikasi PeduliLindungi. Berikut ini daftar lengkap mengenai aplikasi tersebut:

  1. Gojek
  2. Grab
  3. Tokopedia
  4. Traveloka
  5. Tiket.com
  6. Dana
  7. CinemaXXI
  8. LinkAja
  9. Jaki
  10. Livin’by Mandiri
  11. GOERS

Penumpang Kereta dan Pesawat

Masih ada hubungannya dengan aplikasi PeduliLindungi, Setiaji juga sudah memastikan bahwa penumpang yang akan bepergian menggunakan transportasi kereta dan juga pesawat, saat ini sudah tidak diwajibkan untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat agar diizinkan melakukan perjalanan.

Hal ini dilakukan lantaran informasi lengkap mengenai COVID-19 yang biasanya ditampilkan dalam aplikasi PeduliLindungi seperti sertifikat vaksin dan juga hasil test swab PCR sudah bisa diketahui hanya dengan menggunakan nomor NIK yang digunakan ketika penumpang membeli tiket.

“Sudah kami berlakukan di bandara, misalnya di bandara itu bahkan di tiket sudah kita integrasikan,” ujar Setiaji.

“Kalau naik kereta api itu sudah tervalidasi ketika memesan tiket, sehingga walaupun tanpa menggunakan smartphone pun itu sudah bisa diidentifikasi bahwa yang bersangkutan sudah memiliki vaksin dan ada hasil tesnya,” imbuhnya.