Papua Sukses Juarai Pon Cabang Sepak Bola

Ssiem2018 – Papua sebagai tuan rumah berhasil menjadi juara PON Papua cabang sepak bola. Kemenangan terjadi setelah Papua berhasil mengalahkan aceh di babak final. 

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura, pada Kamis (14/10) ini berhasil mencatat sejarah kembali bagi Papua. Gol Ricky Ricardo Cawor akhirnya sukses menjadi pembeda pada laga final. 

Pelatih kontingen Papua, Eduard Ivak menegaskan Papua adalah daerah yang berpotensi menghasilkan para pemain sepak bola berbakat di Indonesia. Keunggulan Papua dalam sepak bola terbukti dengan kemenangannya di PON.

5 Fakta Unik “Papua” Sebagai Juara PON Papua Cabang Sepak Bola

Perebutan juara berjalan sangat sengit. Sehingga kemenangan Papua sebagai juara menuai banyak fakta unik. 

  1. Gelar ketiga 

Papua berhasil adi kampiun di PON 1993, sebelum mengantongi tiga gelar pada ajang PON XX. Sebelumnya Papua menjadi kampiun di PON 1993, sebelum di PON XX ini. Sama dengan tahun ini, 28 tahun yang lalu Papua berapa di partai puncak setelah menang melawan Aceh. 

Pada PON 2004, Boaz solossa mencatat kemenangan Papua melanjutkan kemenangan Aples Tecuari dan kawan-kawan. Namun, Papua harus memenangkan juara bersama dengan Jwa Timur.

  • Juara bahkan top skor

Papua pada pergelaran PON, tercatat sering menggondol juara dan top skor salah satu pemainnya. Tahun 1993, Papua berhasil menjuarai PON dengan David Saidui sebagai Situs Slot top skor dengan mencetak sembilan gol. 

Tahun 2004, Boaz bermain epik sebagai penyerang andal. Boaz mencetak 10 gol dan mengantarkan dirinya sebagai top skor. Sehingga Boaz sukses berkarier di Persipura Jayapura dan Timnas Indonesia.

Tahun ini Ricky Ricardo menjadi penerus David dan Boaz. Dia berhasil mencetak 11 gol atau lebih banyak dibanding seniornya. 

  • Tidak mencatat kekalahan

Papua terus menjadi juara di fase grup hingga final. Jabar hingga Kaltim menelan kekalahan dari Papua. Sedangkan Aceh harus menelan 2 kali kekalahan di enam besar dan partai perebutan medali emas. 

  • Menyudahi PON dengan subur

Papua berhasil mengakhiri PON 2021 dengan subur. Sampai babak final Papua tercatat telah mengantongi 22 gol. Papua di fase grub sukses mencetak 12 gol dan di babak enam besar sukses cetak 3 gol. Pada semifinal Papua mengantongi poin 5-1 atas KalTim. Pada partai puncak Papua berhasil menguasai permainan dengan 2-0. 

Pemain andalan Papua selain Ricky, ada Samuel Balinsa dan Arody Uopdana. Mereka termasuk permain subuh pada PON papua 2021 ini. 

  • Jarang Kebobolan

Papua sangat rapi dalam penampilannya, meskipun sempat terlihat agresif. Makanya, kenapa para pemainnya bisa seimbang dan jarang mengalami kebobolan. 

Selama tujuh pertandingan, gawang Papua baru sukses di bobol 3 kali. Perinciannya dua kali bobol pada fase grup dan satu kali bobol di babak semifinal. 

Fakta lain di balik kemenangan kontingen Papua di PON 2021 yaitu sepak bola putri pertama kali dipertandingkan di PON XX. Tim putri sukses mencetak rekor tidak kebobolan sampai akhir pertandingan. Kemenangan Papua atas Aceh menyumbangkan emas ketiga bagi tim Papua. setelah bertanding pada PON X111 Jakarta dan PON XVI Sumsel.

Papua telah enam kali jadi tuan rumah sekaligus pemenang juara PON cabang sepak bola.  Pada pertandingan tersebut, bisa dilihat kontingen Papua pantas menjadi juara umum cabang sepak bola. Apalagi prestasi dari tim putra dan putri yang bagus sekali.

Papua berhasil meraih juara PON Papua cabang sepak bola dan memperoleh medali emas setelah Tim putra menekuk Aceh dengan skor 2-0. Sedangkan tim putri menguasai permainan meski menang tipis atas Jawa Barat 1-0 pada laga final.