Marc Marquez Ungkap Alasan Betah Di Honda

Ssiem2018 – Marc Marquez tetap menjadi pembalap MotoGP berpenghasilan paling mahal bersama Honda. Pembalap asal Spanyol itu juga masih kerasan dan tidak ada keinginan berpindah ke team lain.
The Baby Aliens terhitung benar-benar sukses semenjak perkuat Repsol Honda. Marquez semenjak kiprah di MotoGP 7 tahun lalu telah raih enam titel juara dunia. Cuman sekali ia tidak berhasil berjaya yaitu saat Jorge Lorenzo menjadi juara 2015.

Lepas nasib jeleknya di MotoGP 2020. Marc Marquez masih jadi pembalap dengan upah paling besar. Disampaikan desbiker, walau cuman satu kali tampil balapan di MotoGP 2020. Pembalap berumur 28 tahun itu masih tetap kantongi US$ 17 juta dari Repsol Honda untuk tiap musim, itu sama dengan Rp 238,8 miliar.

Bahkan juga pembalap Spayol ini dikontrak sampai 4 tahun di depan atau persisnya usai pada Desmber 2024. Tetapi juara dunia delapan ini kali Agen Slot melempengkan jika balapan tidak terus-terusan berbicara mengenai uang.

“Ada beberapa orang yang bertanya kenapa saya masih di Honda, dan tidak berpindah team. Ini bukan hanya mengenai team pabrikasi dan uang, ada pula ikatan sentimental,” kata Marquez seperti diambil Tuttorimotoweb, Minggu (31/10/2021).

“Ini bukanlah omong kosong, untuk seseorang kamu ialah angka, tetapi di sini saya tidak seperti angka. Ini susah diketemukan dalam persaingan,” ikat ia.

Marc Marquez telah dibikin ‘babak belur’ untuk melulutkan RC-213V. Terberat, ia alami kecelakaan saat balapan di Jerez, Spanyol.

Dampak dari kejadian itu ia alami cidera di lengan kanan, yang membuat mangkir sepanjang nyaris satu musim. Juga Marquez sekarang coba kembali bangkit dengan kondisi yang belum bugar 100 %.

Marquez di tahun 2020 juga mengikhlaskan upahnya yang besar, karena sebetulnya dia cuman ikuti satu balapan akhir minggu. Tetapi, Honda menampik tidak untuk bayar jumlah yang perlu dibayar, ini diverifikasi oleh Marc Marquez.

“Ya. Bila kami membuat kontrak, bagaimana juga, mereka harus kurangi upah saya karena saya cuman bersaing pada sebuah balapan. Saya berasa tergerak untuk lakukan pembicaraan itu. Tapi mereka menghargai saya dan saya benar-benar mengucapkan terima kasih ke mereka,” terang Marquez.

Gelar MotoGP 2021 menjadi punya Fabio Quartararo. Itu maknanya, telah 2 musim Marquez puasa juara, yang paling akhir dicapai pada 2019 lalu. Walau Mpo88 demikian, sekarang Marquez sudah tidak kembali ada di babak ‘pemulihan’.

Tiga kemenangan dan sekali runner-up telah diraih pembalap 28 tahun itu musim ini, mengisyaratkan dia siap berkompetisi kembali di MotoGP 2022 bersama jawara-jagoan muda jenis Quartararo, Francesco Bagnaia, Joan Mir, Franco Morbidelli sampai Enea Bastianini.