Kebijakan Terbaru, Naik Pesawat Tanpa Tes PCR

Ssiem2018 – Sempat muncul persyaratan tes PCR bagi pengguna transportasi pesawat dinilai memberatkan bagi sebagian masyarakat. Masyarakat dengan mobilitas tinggi dan diharuskan untuk pulang pergi menggunakan pesawat cukup terkendala dengan peraturan tersebut. Dengan harga yang tidak murah dan dengan masa berlaku tes PCR yang dinilai singkat membuat penumpang berharap adanya kelonggaran untuk dapat naik pesawat tanpa tes PCR

Pada senin (1/11) Muhadjir Effendi selaku Menko PMK menyampaikan bahwa pemerintah memberikan kelonggaran untuk syarat bepergian. Pada kesempatan ini dijelaskan Situs Slot jika pemerintah memberi kelonggaran bagi masyarakat yang bepergian menggunakan pesawat. Menurut Muhadjir, untuk bepergian menggunakan pesawat masyarakat tidak lagi diwajibkan menunjukan hasil tes PCR yang negatif.

Swan Antigen Sebagai Alternatif Naik Pesawat Tanpa Tes PCR

Swab antigen menjadi altternatif bagi masyarakat yang yang keberatan jika harus tes PCR. Penumpang pesawat sudah tidak diwajibkan untuk menunjukan hasil tes PCR mulai hari Rabu (3/11). Kebijakan terbaru tentang naik pesawat tanpa Tes PCR ini megacu pada kebijakan pemerintah terkait kelonggaran PPKM karena telah terjadi penurunan kasus covid-19 belakangan ini.

Walau munculnya kebijakan yang dinilai longgar dengan diperbolehkanya naik pesawat tanpa tes PCR, para penumpang dihimbau untuk selalu taat prokes. Hal tersebut dilakukan untuk tetap menjaga agar kasus aktif tidak kembali naik. Jika kasus aktif kembali naik pemerintah akan kembali memperketat PPKM dan dan masyarakat juga terancam terkena imbas dari kebijakan tersebut. Untuk itu simak penyesuaian terbaru terkait naik pesawat tanpa tes PCR bagi pesawat domestik :

Penyesuaian Persyaratan Bepergian Dengan Pesawat Domestik

  1. Sudah Menerima Vaksin

Bagi calon penumpang pesawat domestik diwajibkan sudah menerima vaksin minimal dosis 1. Penumpang dapat menunjukan sertifikat vaksin yang sudah terdapat pada aplikasi peduli lindungi yang telah disesaikan dengan nama dan NIK.

Untuk peraturan vaksin tidak diwajibkan bagi penumpang berusia kurang dari 12 tahun. Penumpang yang berusia kurang dari 12 tahun wajib didampingi keluarga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Selain itu bagi penumpang yang memiliki komorbid harus menunjukan surat keterangan dari rumah sakit jika yang bersangkuan belum dapat menerima vaksin covid-19.

  • Menunjukan Hasil Swab PCR atau Antigen dengan hasil yang negatif

Peraturan yang kedua adalah wajib menunjukan hasil swab PCR atau Antigen dengan hasil yang Negatif. Untuk peraturan ini tidak ada pengecualian, artinya berlaku bagi seluruh penumpang. Sample dapat diambil maksimal satu hari menjelang keberangkatan. jika tes menujukan hasil yang positif maka penumpang dapat merubah atau membatalkan penerbangan yang sudah dijadwalkan.

  • Kesediaan Mengisi e-HAC

Calon penumpang diminta untuk mengisi e-HAC Indonesia di Bandar Udara Keberangkata. E-HAC yang telah diisi oleh calon penumpang kemudian ditujukan kepada petugas di bandar udara tujuan masing-masing penumpang.

  • Wajib Tes PCR bagi yang bergejala

Jika terdapat gejala yang menyerupai covid-19, calon penumpang tidak diperbolehkan berangkat dan diminta untuk melakukan tes PCR meski hasil antigenya negatif. Calon penumpang kemudian diminta untuk melakukan isolasi mandiri hingga hasil tes PCR nya keluar.

Bagi kalian yang ingin bepergian menggunakan Pesawat dapat mecermati kebijakan yang telah kami rangkum untuk kamu. walaupun saat ini kebijakan terkait naik pesawat telah dilonggarkan, kamu harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Ada baiknya jika kamu tidak memiliki urusan yang Mpo88 penting dan mendesak kamu bisa menunda perjalananmu terlebih dahulu ya. Tunggu situasi benar-benar aman agar kamu terhindar dari infeksi virus covid-19.