Titipan Sembako Untuk Rakyat Bergambar Puan Maharani

Ssiem2018 – Ditengah masa resesnya pada beberapa hari ini, para anggota DPR yang merupakan perwakilan anggota dalam fraksi PDIP masih sempat menjadi sorotan publik. Mereka disorot bukan karena kegiatannya selama reses ataupun program – program yang telah mereka hasilkan Agen Slot selama reses. Tetapi mereka disorot karena pembagian sembako yang diberikan ke masyarakat. Pasalnya titipan sembako untuk rakyat dimasa reses itu, bergambar Puan Maharani.


Biasanya selama masa reses, anggota DPR itu akan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Untuk mengenal permasalahan yang sedang ada di masyarakat sebagai bahan rapat nanti setelah aktif. Selain itu mereka juga memaksimalkan waktunya untuk lebih dekat dengan rakyat. Tetapi karena pembagian sembako tersebut justru menampilkan wajah ketua DPR, hal ini menyebabkan banyaknya spekulasi yang berkembang di masyarakat.


TITIPAN SEMBAKO PUAN MAHARANI


Keputusan Puan Maharaniuntuk membubuhkan gambar wajahnya pada pembungkus sembako yang dibagikan oleh anggota fraksi PDIP itu rupanya memunculkan kecaman dari beberapa politisi. Perhatian mereka ditujukan sepenuhnya pada titipan sembako untuk rakyat dimasa reses tersebut. Mereka menyayangkan sikap Puan yang menunjukkan atribut kampanyenya pada masa reses.

  1. Kampanye terlalu dini
    Apabila pembungkus sembako yang diberikan tidak memiliki atribut kampanye seperti itu, pastilah tidak akan menuai protes dari beberapa politisi. Mereka menganggap bahwa pembagian sembako tersebut sangat sarat dengan kampanye. Hal ini menimbulkan protes keras, karena masa kontestasi calon anggota DPR yang baru juga masih lama. Tetapi terkesan Puan sudahoptimis akan maju dan diusung oleh partainya PDIP dan melakukan kampanyenya semenjak dini.

  2. Bingkisan dari Putri Ketua Umum PDIP
    Bukan hanya memberikan sembako dengan pembungkus bergambar dirinya. Anggota DPR yang membagikannya juga menggunakan konotasi bahasa bingkisan dari Putri Ketua Umum PDIP ketika membagikannya kepada masyarakat. Salah satu buktinya bisa didapatkan dari pernyataan salah satu anggota DPR fraksi PDIP, Ono Surono. Pada saat beliau menggelar reses di Kecamatan Astanaraja, Talun dan Plumbon Kabupaten Cirebon pada hari Jumat tanggal 24 Desember 2021 kemarin.


    Ono Suroso menyampaikan bahwa masa reses kali ini sangat istimewa dikarenakan adanya bingkisan dari Putri Ketua Umum PDIP. Berikut penjelasannya “Sangatlah istimewa masa reses kali ini. Kami sebagai anggota DPR Ri dari Fraksi PDIP, menyampaikan bingkisan dari pemimpin kami, yaitu ibu Puan Maharani yang dikhususkan untuk bapak dan ibu sekalian” tuturnya menjelaskan.

  3. Protes keras dari Refly Harun
    Pakar hukum tata negara Refly Harun, di akun Youtubenya memberikan komentar terkait pemberian sembako bergambar Puan Maharanitersebut. Menurutnya, sebenarnya pembagian sembako itu bukanlah masalah yang berarti, mengingat seperti itulah wajah politik di Indonesia. “Kalau sembako itu dibagi sekarang jadi nggak masalah soalnya memang belum musim kampanye” tutur Refly Harun pada Jumat 24-12-2021.


    Tetapi hal ini menjadi tidak diperbolehkan apabila telah memasuki musim kampanye, karena akan masuk pada ranah politik uang (money politic). Money politic memberikan akibat yang sangat buruk di masyarakat.Alangkah baiknya apabila bantuan ini disalurkan ke satu tampat yang kompeten, seperti Kementrian Sosial, sehingga pemberiannya bisa terukur dan rata ke mereka yang membutuhkan. Ini penting, agar tidak terjadi tumpeng tindih bantuan untuk masyarakat.


    Refly melanjutkan perkataannya “Tapi pasti tidak akan bersedia, karena tujuan utama mereka adalah kampanye politik” tuturnya kemudian.Apapun keputusan yang telah diambil oleh Puan Maharani, sebenarnya kita patut senang. Karena masyarakat sekarang sedang susah karena Mpo88 dampak pandemi. Para anggota DPR mau memikirkan nasibnya lewat pemberian sembako, walaupun sarat akan makna politik namun rupanya masyarakat tetap bahagia.