Jerinx Sid Meminta Tes Poligraf Untuk Pengakuan Adam Deni

Jerinx Sid Meminta Tes Poligraf Untuk Pengakuan Adam Deni

Ssiem2018 – Penyanyi Jerinx SID mengawali persidangannya pada tanggal 12 Januari 2022 dengan permintaan tes Poligraf atau uji kebohongan atas seluruh pernyataan dari Adam Deni. Hal ini disebabkan karena Jerinx SID tidak terima atas pengakuan Adam Deni mengenai dugaan Agen Slot permintaan uang sebagai syarat untuk mencabut laporan. Dia menganggap pernyataan yang disampaikan oleh Adam Deni itu tidak sesuai dengan fakta dan mengada-ada.

Tes Poligraf untuk Pengakuan Adam Deny

Seperti kita ketahui bersama, bahwa Adam Deni telah memberikan pernyataan bahwa Jerinx SID telah berusaha memberikan uang sebesar 15 miliar rupiah saat proses mediasi di Hotel Raffles untuk mencabut laporan di kepolisian. Tetapi Jerinx SID menganggap keterangan yang diberikan Adam Deni tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dia meminta kepada pihak majelis hakim untuk melakukan tes kebohongan.

Jerinx SID mengatakan “Aku tahu dengan jelas bahwa dia berbohong. Aku memintanya buat tes poligraf untuk membuktikan kebenaran kata-katanya” tegasnya. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada hari Rabu tanggal 12 januari 2022 ini diramaikan oleh pengakuan Jerinx SID yang menganggap segala ucapan Adam Deni adalah kebohongan.

“Banyak yang tidak sesuai, untuk pengakuannya ketika bertemu di Raffles” lanjut Jerinx. Bahan yang menjadi pembahasan di persidangan ini berupa permintaan uang untuk pencabutan laporan saat proses mediasi. Adam Deni dan Kuasa hukum Jerinx, Sugeng Teguh Santoso bahkan sampai beradu argumentasi dengan suara yang menantang.

Kegaduhan Adam Deny dan Kuasa Hukum Jerinx

Disaat Sugeng ingin menuturkan dan memberi pertanyaan mengenai uang pelicin mediasi untuk mencabut laporan, Adam Deni langsung menolak dengan tegas. Dia menjelaskan bahwa tidak ingin mencabut laporan dengan berapapun nominal yang ditawarkan kepadanya.

Pihak pengacara Jerinx SID akhirnya tidak terima dan terpaksa mengeluarkan pernyataan yang membuat pihak Adam Deni menjadi kesal. “Kenapa kok jadi?” Sugeng bertanya. “Aku gak mau,” sambungnya.

“Siapa sebenarnya yang memberi fasilitas Hotel Raffles?,” tutur Sugeng lagi “Aku semuanya, bukti transaksinya semua ada di sini” sahut Adam dengan nada kesal. “Berapa tepatnya nominalnya?,” ujar Sugeng.

 “Jujur ini semua semakin gak nyambung pak!,” jawab Adam Deni bernada tinggi. Akibat keributan pada sesi tanya jawab mengenai permintaan uang mediasi sebanyak 15 miliar, membuat hakim ketua memberikan teguran untuk Adam Deni dan Kuasa Hukum Jerinx, Sugeng Teguh Santoso saat memberikan keterangan sebagai saksi.

Teguran Dari Hakim Ketua

 “Saudara sekalian dimohon diam, saya tadi sudah ketok palu” tutur hakim ketua. “Jangan membuat keadaan di persidangan ini semakin bingung dan keruh. Kami ingatkan bahwa ada hukum acara yang mengatur bahwa tidak diperbolehkan emosi di sini, saudara harus menghormati persidangan yang telah diatur di dalam hukum acara pidana,” ujar majelis hakim menambahkan.

Dakwaan yang diberikan kepada Jerinx SID adalah melakukan pengancaman dan mengandung unsur kekerasan di dalamnya terhadap penggiat media sosial Adam Deni. Terhadap situasi ini, Jerinx SID terkena Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU ITE dan Pasal 29 Jo Pasal 45 B UU ITE. Adam Deni melaporkan Jerinx SID akibat cekcok keduanya mengenai teori yang mengklaim selebriti mengendorse COVID-19 dan puncaknya terjadi ketika akun Instagram pribadinya hilang dan membuat Jerinx SID marah dan mengancam Adam Deni dengan terror lewat telepon dan kata-kata yang kasar.

Semoga dari kejadian ini membuat Jerinx SID menjadi sadar dan merubah segala tingkah lakunya yang kemungkinan akan menyinggung pihak lain. Kita berdoa Mpo88 yang terbaik untuk penyelesaian dari masalah mereka amiin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.