5 Faktam Menarik Dari Pembalap Aleix Espargaro

5 Faktam Menarik Dari Pembalap Aleix Espargaro

Ssiem2018 – Aleix Espargaro sempat trending saat ajang test pramusim MotoGP 2022 di Mandalika pada tengah Februari 2022 kemarin. Rider Aprilia Racing ini takjub dengan sehari-harinya masyarakat Lombok. Tidak aneh bila dia selanjutnya Agen Slot mengupload foto emak-emak bonceng lima.

Tidak sampai di sana, Aleix dan teamnya lalu memparodikan bonceng tiga dan menggunggah fotonya itu dengan tulisan “the power of emak-emak”. Jelas saja upload ini kembali memantik tanggapan ramai dari beberapa warganet.

Mulai sejak itu, Espargaro menjadi salah satunya rider MotoGP yang terkenal oleh khalayak Indonesia. Follower account Instagram-nya juga semakin bertambah sampai beberapa puluh ribu.

Tetapi, tahukah kamu? Aleix Espargaro adalah rider di kelas MotoGP yang paling eksper. Sesudah Andrea Dovizioso, dia sebagai rider paling senior di MotoGP.

Disamping itu, beberapa hal menarik dari Aleix Espargaro. Diringkas dari beragam sumber, berikut 5 hal menarik dari rider asal Spanyol itu.

  1. Hoby naik sepeda
    Aleix Espargaro benar-benar fanatik dengan berolahraga naik sepeda. Dia bahkan juga pernah bersaing dalam gelaran balap sepeda Challenge de la Plana di Spanyol. Dalam gelaran ini, Aleix mengeklaim status keempat di etape ke-3 persaingan.

Kegemaranya pada sepeda tidak hanya sampai di sana. Rider dengan nomor 41 ini juga sukai mengumpulkan sepeda dari beberapa rider sepeda populer.

Tetapi, Aleix pernah terganjal permasalahan karena tidak dapat meredam keinginannya naik sepeda. Saat test shakedown di Sepang di awal Februari 2022 lalu, dia ketahuan naik sepeda di luar jarak yang semestinya hingga menyalahi prosedur bubble Covid-19. Mengakibatkan, kewenangan di tempat memberi peringatan tercatat ke FIM (Liga Balap Motor Internasional).

  1. Sukai mengolah dan punyai banyak makanan favorite
    Aleix Espargaro menyenangi makanan Jepang dan Italia. Rider yang punyai tato tertulis always belive in yourself ini menyukai sushi, pizza, dan pasta.

Aleix memandang dianya seorang koki di dapur. Dia bahkan juga percaya dapat mengolah secara baik bila dikasih peluang ikuti reality show Masterchef.

  1. Asal mula nomor 41 di motor Aleix Espargaro
    Aleix Espargaro selalu memakai nomor 41 pada mayoritas profesinya di gelaran Grand Prix. Ada argumen khusus mengapa dia memakai nomor ini di motornya.

Nomor ini dipakai sebagai wujud penghormatan Aleix ke Youichi Ui. Dia ialah rider Jepang sebagai 2x runner-up di kelas 125cc di tahun 2000 dan 2001. Untuk Aleix, Youichi jadi ide sepanjang beberapa tahun awalannya bertanding di tempat balap.

  1. Nyaris 200 kali balapan di kelas MotoGP
    Di semua kelas MotoGP, Aleix telah bersaing di 281 balapan semenjak 2004. Di tahun 2004 dia membalap sebagai wildcard. Baru pada 2005 dia bertanding satu musim penuh di kelas 125cc. Satu tahun selanjutnya, Aleix dipropagandakan ke kelas 250cc. Dia lalu punyai peluang bertanding di kelas MotoGP pada 2010.

Di kelas premier, Aleix Espargaro telah ikuti 197 balapan. Bila sama sesuai agenda, dia akan jalani balapan ke-200 di GP Argentina di awal April 2022 kelak.

Sepanjang profesinya di gelaran Grand Prix, Aleix pernah 2x tempati pole position. Dia keseluruhan merampas 3 tribune yang 2 salah satunya terjadi di kelas MotoGP.

  1. Ingin balapan di Welkom, Afrika Selatan
    Aleix Espargaro tumbuh besar di Granollers, kota yang jaraknya bersisihan dengan Barcelona. Maka dari itu, tidak aneh bila balapan pertama kalinya dijalani di Circuit Catalunya. Dalam kalender MotoGP, circuit ini juga sebagai kesukaannya.

Walau demikian, ada satu circuit yang membuat Aleix ingin tahu. Pembalap unggulan Aprilia ini ingin rasakan membalap di Circuit Phakisa Freeway yang berada di kota Welkom, Afrika Selatan.

Circuit ini monumental. Disini Valentino Rossi mencetak kemenangan pertama kalinya dengan Yamaha. Tetapi, bukan itu yang membuat Aleix ingin bertanding di sini. Tahun 2004 sebagai musim paling akhir Circuit Phakisa masuk kalender MotoGP.

Sayang, waktu itu Aleix belum jadi rider di gelaran Grand Prix dan cuman punyai peluang mengaspal di Valencia sebagai wildcard. Karena itu, dia melewati balapan di Circuit Phakisa, Welkom. Sampai saat ini dia masih ingin tahu untuk mencoba Circuit Phakisa.

Itu banyak hal menarik dari Aleix Espargaro. Perform Aleix saat test pramusim di Sepang dan Mandalika memperlihatkan hasil baik. Perform Aprilia RS-GP yang ditungganginya Mpo88 juga alami kenaikan luar biasa dalam soal kecepatan dan menikung. Dapatkah Aleix memberikan kemenangan pertama untuk Aprilia?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.