Aleix Espargaro Kurang Senang Dengan Kontrak Tim Aprilia

Aleix Espargaro Kurang Senang Dengan Kontrak Tim Aprilia

Ssiem2018 – Aleix Espargaro sudah tergabung dengan Aprilia semenjak 2017. Berusaha bersama sesudah lebih dari 5 tahun, dia pada akhirnya dapat rasakan kerja Agen Slot hasil keras sejauh ini. Pada MotoGP Argentina, Aleix dapat bawa RS-GP ke arah kemenangan.

Kebersama-samaan di antara Aleix dan Aprilia tidak selamanya berbuntut manis. Pada akhir tahun 2019, misalkan, Aleix sempat kehilangan motivasi dan punyai pemikiran untuk pensiun. Untungnya, kehadiran Massimo Rivola sebagai bos baru Aprilia melahirkan semangat baru dalam diri Aleix.

Masuk musim 2022, tiap rider sekarang harap-harap kuatir dengan periode depannya di MotoGP. Masalahnya umumnya kontrak di antara pembalap dan team cuma sampai akhir tahun ini.

  1. Aleix Espargaro ingin terus membalap di MotoGP
    Sama dengan rider yang lain, kontrak Aleix Espargaro akan usai di akhir musim. Pada beberapa peluang, rider berumur 32 tahun itu tetap ingin meneruskan profesinya di kelas premier bersama Aprilia.

“Rasanya tidak adil buatku bila stop sekarang ini. Saya tidak pernah menang dan tidak pernah jadi yang terkuat setiap kelas yang saya turuti awalnya . Maka, saya ingin meneruskan balapan untuk satu atau 2 tahun kembali,” kata Aleix diambil Motorsport-total.

  1. Aleix punyai team dan motor yang semakin berkembang, masalahnya dalam balapan cuma jauh dari keluarga
    Aleix Espargaro ada dalam periode terbaik di MotoGP. Dia punyai team yang kompak, motor yang bersaing, dan keadaan fisik yang sempurna. Salah satu masalah saat balapan ialah Aleix berasa kesepian bila terus ada jauh dari keluarganya.

“Secara dengan fisik, saya berasa sangat bagus dan saya nikmati sebuah balapan. Namun, benar-benar susah buatku untuk selalu pergi jauh dari keluargaku. Bila saya dapat menang balapan dan saya ada di muka, semua akan menjadi lebih gampang,” ungkapkan Aleix.

  1. Aleix Espargaro dan Aprilia sudah mulai mengulas kontrak
    Aleix Espargaro dan Aprilia sudah mengawali tahapan awalnya perbincangan berkenaan ekstensi kontrak mereka pada ajang grand prix di Amerika Serikat. Sayang, hasil perbincangan itu tidak sesuai apa yang diharap oleh Aleix.

“Sebenarnya, keinginan dan dari hatiku ingin supaya saya masih tetap bertahan di tim dalam Aprilia untuk satu atau pun 2 tahun lagi. Sekarang ini saya belum terima penawaran sah. Tetapi, perbincangan pertama dengan manajerku benar-benar menyebalkan,” tutur Aleix dikutip Motorsport-total.

  1. Kontrak awalan yang dijajakan Aprilia cukup menyebalkan
    Banyak factor yang perlu diperhitungkan saat menentukan sebuah kontrak. Dalam masalah ini, kekesalan Aleix karena nilai upah yang dijajakan nampaknya belum sesuai kemauan rider asal Spanyol ini.

“Saya cukup bersedih karena jarak kami lumayan jauh. Namun, masih banyak waktu. Saya berharap mereka menghargakan pekerjaanku di sini sepanjang tahun-tahun ini,” kata Aleix.

  1. Aleix Espargaro ingin masih tetap bertahan bersama Aprilia
    Masihlah ada kesempatan untuk perundingan ekstensi kontrak. Maka dari itu, Aleix tidak putus keinginan jika dia dapat memperoleh penawaran yang terbaik buatnya.

“Keinginanku untuk masih tetap bertahan. Saya sudah menunjukkan jika saya dapat cepat dan punyai pengalaman untuk meningkatkan motor. Bila ada peralihan di paddock, kami akan punyai kesempatan lain. Tetapi, saya ingin masih tetap bersama Aprilia,” ungkapkan Aleix diambil Motorsport-total.

Kontrak rider MotoGP memang tentukan masa datang seorang rider. Bila tidak punyai bangku di team mana saja di kelas premier, opsi rider terbatas pada pensiun, jadi tes pembalap, atau berpindah kelompok balap. Dapatkah Aleix Espargaro terus Mpo88 bertahan dengan Aprilia?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.